Kamis, 17 Maret 2016

Bermain Ular Naga

"Ular naga panjangnya bukan kepalang.. menjalar-jalar selalu kian kemari. Umpan yang lezat itulah yang dicari.. ini dianya yang terbelakang..."

Masih ingat.. lagunya.. coba nyanyikan!

Ya, saat disekolah.. kak Qilla dan kawan-kawan diajak ibu guru bermain permainan Ular Naga... Anak perempuan terlebih dahulu membentuk barisan panjang, lalu meliuk-liuk berjalan seperti ular. Kemudian ditangkap, jika sudah dimakan semua, barulah anak-anak itu bermain adu kekuatan. Seperti tarik tambang, namun tanpa tali..




Berikutnya, anak laki-laki melakukan hal yang sama... 
Melihat mereka bermain seperti ini bahagia sekali... keceriaan anak-anak begitu alami.. Dan dengan adanya permainan ini, mengingatkan kembali tentang masa kecil saya bersama kawan-kawan sekampung.. Ya, dulu saya pernah bermain seperti ini..



Permainan ini sedikit berbeda dari ingatan saya. Jika permainan yang kak Qilla dkk lakukan ini setiap anak yang diambil (dimakan) jumlahnya dua anak lalu dibagi dua kubu.. dan berakhir dengan adu kekuatan tangan..saling tarik menarik hingga ada kubu yang terjatuh atau melewati garis batas maka kubu itulah yang kalah.

Dulu permainan ala saya dkk adalah yang dimakan satu anak dan disuruh memilih kubu yang disukai.. Kubu (A) yang memiliki jumlah anak paling sedikit akan meminta anggota pada kubu (B) yang jumlah anaknya banyak. Jika kubu B tersebut menolak maka akan dikejar oleh kubu A.. Ketua kubu B akan menghadang ketua kubu A dengan cara tangannya diangkat kesamping. Permainan ini akan berakhir jika ketua kubu A berhasil menangkap anggota kubu B, atau anggota terakhir bisa terlepas dari kubunya.. hehehe seru ya..



Pada kenyataannya permainan ini sama-sama seru jika dimainkan oleh banyak anak.. Ya, ini permainan sudah langka.. bersyukur kak Qilla pernah memainkannya.. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar